home about

Selasa, 01 November 2011

unsur intrinsik DAN ekstrinsik dari novel bumi cinta


BUMI CINTA
(SEBUAH NOVEL PEMBANGUN JIWA)

                                                                                                                                    
A.UNSUR INTRINSIK SEBUAH NOVEL           

A.TEMA
Kisah seorang pria berkewarga negaraan Indonesia yang bernama Muhammad Ayyas yang dikisahkan menjadi seorang peneliti di MGU,yang mendapat banyak cobaan saat berada di Moskwo-Rusia
B.ALUR/PLOT
Alur cerita Kang Abik berlalu begitu enak untuk diikuti. Tidak seperti AAC dimana tokoh utamanya masuk penjara. Kali ini Ayyas bebas dari tuduhan fitnah karena berhasil memiliki alibi yang cukup kuat. Ceritanya memang mengasyikkan pembaca. Di tutup dengan happy ending -meski Linor meninggal- dan dibumbui dengan keberhasilan Ayyas mendakwahkan Islam di Rusia. Namun, masih saja banyak alur yang perlu diperjelas agar lebih utuh novel ini.

Alur yang terdapat dalam cerita ini adalah
        1.ALUR MAJU : Di alur maju ini kang abik bercerita tentang apa yang akan di laksanakan selama ayyas berada di rusia.
Contohnya: Dan beberapa saat kemudian mulai memasuki pusat kota moskua
         2.ALUR MUNDUR : Di alur ini kang abik menceritakan tentang pada saat Ayyas masi duduk di bangku sekolah.
Contohnya: Ah,iya iy,dulu sejak SMP sempat di juluki bandit kecil sama ibu Tyas.
                    Beberapa tahun yang lalu,aku di panggil sama ulama itu diajak ngobrol.
C.LATAR/SETTING
Ø  1.LATAR WAKTU
           a) Pagi:
-Setiap kali Yelena mengajak berbicara di pagi hari sebelum Yelena berangkat kerja
-Pagi itu adalah subuh ketiga Ayyas di Moskwa
-Sudahlah tak perlu berdabat kita nikmati saja keindahan pagi ini
-Pagi itu,pukul sembilan kurang seperempat Ayyas sudah siap pergi ke kampus MGU.
         b)Siang:
-Siang itu Moskwa terasa lebih cerah dari biasanya
-Hidangan makan siang itu ditutup dengan bauh-buahan
        

 c)Malam:
-Sudah saatnya ia pulang .kliennya sedang makan malam
-Tengah malam itu salju tidak turun
  d)Musim
1.musim dingin
-semua berpadu menjadi sihir kota Moskwa di musim dingin.
2.musim semi
-akhirnya awal musim semi datang.
  e)Hari jum’at
-hari itu hari jum’at musim dingin masih bertahan
Ø  2.LATAR TEMPAT
         a)kota Katedral
-kota katedral itu seolah di selimuti jubah ihram orang-orang suci.Moskwa seolah memamerkan kaindahan sihirnya di musim dingin.
         b)apertemen
-akhirnya mereka sampai di depan pintu apertemen yang sering disebut kwartira.
         c)ruangan
-begitu pintu dibuka nampak ruangan foyer yang terasa hangat.
         d)sofa
-duduk termangu di sofa kamar President Soite Hotel tverskaya Inn.
        e)cermin
-Yelena bangkit dan berdiri di depan cermin besar.
         f)ruang tamu
-Ayyas terpaksa keluar dari kamarnya dan makan bersama Yelana.
         g)dapur
-ia beranjak ke dapur yang menyatu dengan ruang tamu.
         h)taman
-melewati sebuah taman kecil,tiba-tiba Yelena berhanti.
  



       i)stasiun
-mereka berdua sudah sampai di gerbang stasiun Metro Smolenskaya.
-beberapa menit kemudian Metro berhanti di Stasiun Kentversilet.
       j)restoran
-Pak Joko mengajak Ayyas memasuki Restoran Iyudi yang letaknya manghadap kanal
untuk makan siang.
      k)pasar Vietnam
-setelah itu ia berangkat menuju pasar Vietnam bersama Pak Joko Santoso.
      l)mobil
-Doktor Anastasia mempersilahkan ayyas untuk masuk ke mobilnya dan duduk di sampingnya.
      m)kota Berlin
-dengan menggunakan kereta Linor pergi meninggalkan Kiev menuju berlin.
       n)masjid Prospek Mira
-masjid Prospek Mira penuh sesak oleh jamaah shalat jumat.
       o)pesawat
-di atas pesawat dalam perjalanan pulang menuju Moskwa Devid mencium kening Yelena.
        p)kota Moskwa
-kota moskwa nampak molek seumpama seorang yang begiu segar.
Ø  3.LATAR SUASANA
         a)sedih
-sebentar kemudian tangisnya pecah.ia merasa sedih telah mangkhianati dirinya.
-pagi itu Ayyas merasakan kesedihan luar biasa
-“o”tidakkkkkkk! Tiba-tiba Linor menjerit dan menangis pilu atas kesedihannya.
         b)rindu
-kerinduan pada buah hatinya itu pun memuncak.
-rasa haru dan rindu kepada ibu kandungnya hadir begitu saja seolah berhembus menembus dada Linor sampai relung hat paling dalam
     
        c)kaget
-Ayyas kaget bukan kepalang mendengar bahwa Yelena karena pernah memeluk agama Islam
       d)bahagia
-Ayyas merasakan kebahagiaan luar biasa bahwa akhirnya ia melihat sebuah Masjid.
       e)marah
-mendengar kata-kata yang sangat memusuhi dan mengintimidasi itu kamarahan Ayyas semakin bertambah.
-Anastasi benar-benar marah bercampur malu pada Ayyas.
D.SUDUT PANDANG
o   Orang pertama
Karena dalam novel tersebut pengarang banyak bercerita tentang pengalaman dan memakai kata ganti dia.
o   Orang ketiga
Karena dalam novel tersebut menggunakan gaya nama orang.

E.GAYA BAHASA
Gaya bahasa yang digunakan yaitu gaya bahasa ironi.

F.PENOKOHAN

Ada 4 tokoh sentral dalam cerita ini.
Pertama : Muhammad Ayyas, lelaki Indonesia yang menyelesaikan S1 nya di Madinah dan saat ini sedang menyelesaikan studi S2-nya di India. Ayyas ke Moskow-Rusia untuk melakukan penelitian Thesis S2-nya tentang sejarah umat Islam di Rusia pada jaman Stalin. Ayyas kemudian di pertemukan dengan Prof. Tomskii yang menjadi teman sejawat pembimbingnya di India. Namun kemudian, Prof. Tomskii tidak bisa membimbingnya karena ada tugas negara ke Turki hingga proses bimbingan di serahkan kepada Doktor Anastasia. Ayyas melakukan riset thesis di Lomonosov Moscow State University atau biasa disingkat MGU.
Penokohan Ayyas terbilang cukup berhasil. Jika orang banyak yang protes tentang sempurnanya setiap tokoh yang di gambarkan oleh Kang Abik, dari Fachri, Azzam hingga Niyala. Saya pribadi justru setuju dengan Kang Abik. Perlu ditumbuhkan tokoh-tokoh teladan yang akan mengisi jiwa para pembaca agar bisa melihat inilah sosok Al Qur’an yang berjalan. Saya yakin dan percaya bahwa masih banyak pemuda-pemuda yang akhlaqnya seperti Al Qur’an, bahkan pernah bertemu dengan sosok-sosok seperti itu. Oleh karena itu, untuk penggambaran tokoh Ayyas, kang Abik cukup berhasil mengantarkan pembacanya untuk mengetahui dengan detail seiapa Ayyas ini. Seorang yang cerdas, teguh dengan iman-nya, jago bela diri, baik hati, romantis, dan tegas untuk hal-hal yang terkait dengan prinsipnya.
Kedua : Anastasia Palazzo. Doctor Sejarah lulusan Cambridge University. Sebuah perpaduan yang sempurna antara kecantikan, kedudukan, ilmu dan kuatnya memgang prinsip sebagai seorang kristen ortodoks.
Tokoh ini adalah tipe perempuan yang jarang dekat dengan laki-laki, sangat tinggi egonya dan tentunya sangat cerdas, terlihat dari prestasi akademiknya yang cemerlang. Beliau adalah dosen di MGU yang mengajar mahasiswa S1 dan merupakan asisten dari Prof. Tomskii. Tokoh ini mirip sekali dengan Maria di Ayat-ayat Cinta. Hanya saja, saya merasa tokoh ini seperti tidak nyata. Sangat di buat-buat. Tokoh ini digambarkan begitu sempurna dan sangat suci untuk ukuran orang Rusia yang merupakan negara yang cukup bebas. Sudah cerdas, taat beragama, baik hati, teguh pendirian, tidak pernah dekat dengan laki-laki (kecuali satu kali dengan teman SMA-nya), dan semua titik kesempurnaan ada padanya. Yang cukup menggangguku adalah kemudian dengan mudahnya ia jatuh cinta kepada Ayyas. Saya merasa perasaan cinta yang hadir itu terlalu singkat, agak beda dengan Maria di AAC yang memang telah tahu sosok Fahri sejak dulu. Anastasia tersihir dengan kecerdasan dan keteguhan menjaga prinsip yang dimiliki oleh Ayyas sehingga ia akhirnya jatuh cinta dengan Ayyas.
Ketiga : Yelena. Pelacur papan atas di Rusia dan merupakan langganan para pejabat negara jika bertandang ke Rusia. Rasanya saya tidak perlu heran dengan bobroknya ahlaq para petinggi-petinggi tiap negara yang sering memakai pelacur untuk tempat hiburan mereka. Di Novel ini juga dikisahkan ada pejabat negara Indonesia yang pernah “memakainya”. Saya jadi ingat salah satu MUKERNAS Partai Politik Besar di Indonesia yang pernah di adakan di Bali, dimana pemakaian KONDOM selama acara MUKERNAS itu meningkat jauh dan pemesanan perempuan-perempuan malam naik cukup drastis selama acara berlangsung. Itulah sedikit catatan kelam yang saya baca di media elektronik. Jadi rasanya kita tidak perlu heran.
Yelena adalah seorang Atheis, yang pernah memeluk semua agama termasuk Islam. Dimana dia menganggap agama Islam-lah yang masih bisa diterimanya. Yelena adalah teman satu apartemen Ayyas, dan sering berpakaian sangat minim (karena sudah biasa disana) selama berada di apartemen.
Sebuah kejadian dahsyat kemudian merubah pemikirannya tentang Tuhan. kejadian itu melibatkan Ayyas, dan mucikari yang menjadi tempat naungannya selama ini, juga Bibi Margareta seorang gelandangan yang kemudian tinggal bersama mereka. Yelena termasuk pelacur yang cukup cerdas karena pernah mengenyam bangku kuliah. Sosok yelena digambarkan dengan sangat baik bersama sejuta pesona kecantikan khas gadis-gadis Rusia. Yelena jugalah yang menjadi salah satu penggoda iman terbesar bagi ayyas.
Keempat : Linor. Dia adalah agen Mossad yang bekerja untuk Israel dan Yahudi. Seorang pemain biola Profesional dengan wajah yang cantik meski kelihatan dingin. Satu-satunya yang cukup membuatku janggal mengikuti tokoh ini, adalah mengetahui bahwa dia adalah anak keturunan Palestina. Cerita di Novel ini seperti film-film yang sangat dikhayal-khayalkan. Saya jadi ingat komentar Ayu utami terhadap karya Kang Abik AAC yang mengatakan, bahwa karya beliau terlalu nge-POP, menina-bobokan masyarakat dengan kisah yang happy ending, dan mirip dengan kisah-kisah Hollywood jaman 80-an. Tokoh Linor juga menurutku masih belum berhasul digambarkan dengan utuh sebagai seorang agen intelejen Mossad. Kang Abik sepertinya perlu lebih banyak riset mengenai kehidupan para Intel sebelum menuliskan tokoh ini, sebab Linor justru kelihatan tidak terlalu berbahaya dan tidak menjadi tokoh yang menakutkan. Atau mungkin saya saja yang kurang jeli ? menurutku, masih terlalu lemah penokohan linor ini.

G.AMANAT
o   Tuhan tidak akan memberi cobaan melebihi batas kemampuan hambanya maka dari itu janganlah putus asa.
o   Sebaiknya kita tidak boleh berburuk sangka dengan orang lain belum tentu orang itu jahat.
o   Jangan melampiaskan keputus asaan dengan masuk ke dalam dunia hitam dan free sex.
H.KEKURANGAN DAN KELEBIHAN
1.KEKURANGAN

Lagi-lagi Kang Abik menampilkan tokoh yang terlalu sempurna di sini. Muhammad Ayyas memang dikisahkan tidak tampan dan juga tidak jelek, namun ia sangatlah cerdas, saleh, tawadhu, memiliki kepekaan sosial yang luar biasa, sangat romantis dan sifat-sifat baik lainnya. Bahkan berkali-kali Ayyas digambarkan menangis akan hal-hal yang ia anggap merupakan dosa atau mendekati dosa.

Banyak terdapat dialog-dialog yang sangat panjang yang jika kita bayangkan dalam dunia nyata ini akan sangat tidak realistis. Kang Abik dalam hal ini kurang halus dalam menyusupkan nilai-nilai dakwah. Tidak seperti dalam Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih, dialog-dialog bermuatan dakwah dalam novel ini ada kesan menggurui dan terlalu berpanjang-panjang.

Plot cerita terasa sangat datar. Ketika peristiwa pengeboman terjadi saya berharap ini menjadi klimaks cerita tentang kedzaliman yang harus dihadapi Ayyas, namun sayang ini sekali ini tidak kita jumpai. Tokoh Ayyas di sini tidak menghadapi konflik yang berarti alias bahagia-bahagia saja sepanjang cerita.

Mengapa yang terpikat kepada Ayyas seluruhnya merupakan wanita-wanita cantik? walau pun dengan ragam latar belakang yang berbeda tetap ini merupakan gangguan buat saya pribadi ketika membacanya.


2.KELEBIHAN

Sebagaimana novel sebelumnya, Bumi Cinta sarat degan muatan dakwah. Kisah romansa berbalut nilai dakwah ini disajikan dengan apik dan asyik untuk dinikmati. kang Abik juga menyelipkan kisah Sabra dan Sathila yang merupakan kisah pembantaian Zionis atas muslim Palestina.

Kang Abik menggambarkan kota Moskow dengan amat sangat detail, dari lokasi-lokasi strategis, gedung-gedung bersejarah, makanan khas Rusia, metro yang merupakan kebanggaan masyarakat Moskow, gaya hidup masyarakat di sana serta hal lainnya. Semua digambarkan dengan sangat jelas dan detail. Kutipan-kutipan bahasa Rusia juga benar-benar mampu menghanyutkan pembaca seakan benar-benar berada di negeri Rusia.

Akhir kisah yang menggantung, yaitu ketika Linor ditembak oleh agen Mossad setelah ia berhijrah ke Islam. Hingga halaman terakhir tidak diketahui apakah Linor ini akan mati atau selamat. Terus terang ini sangat membuat penasaran.





SINOPSIS CERITA NOVEL
Dan tersebutkah seorang pemuda Indonesia bernama Muhammad Ayyas, seorang mahasiswa pasca sarjana di Delhi, India yang juga seorang santri. Muhammad Ayyas yang sebelumnya kuliah di Madinah ini berniat ingin mengerjakan tugas penelitian dari Dosen pembimbingnya yaitu mengenai Kehidupan Umat Islam di Rusia pada masa pemerintahan Stallin.

Tibalah ia di Rusia dengan disambut oleh teman lamanya David. David inilah yang mencarikan apartemen tempat tinggal untuk Ayyas. Dengan alasan keterbatasan budget yang dimiliki Ayyas dan lokasi apartemen yang strategis ternyata David hanya bisa mendapatkan sebuah apartemen yang berbagi dengan orang lain. Parahnya teman seapartemennya itu adalah dua orang wanita Rusia yang jelita. Serangkaian masalah bagi Ayyas pun bermula dari sini.

Yelena seorang pelacur kelas atas dan Linor seorang pemain biola yang akhirnya diketahui sebagai agen rahasia Mossad adalah 2 wanita yang menjadi teman seapartemen Ayyas. Apartemen yang memiliki 3 kamar ini mengharuskan Ayyas harus selalu berinteraksi dengan keduanya di ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga. Sungguh ini merupakan godaan keimanan yang dahsyat bagi Ayyas yang mencoba menjaga kesucian dirinya sebagai muslim.

Godaan bagi Ayyas tidak hanya sampai di situ, dosen pembimbing yang dirujuk oleh dosennya di Delhi tidak bisa melakukan bimbingan ke Ayyas karena sesuatu hal, dia menyerahkan tugas bimbingan ini kepada asistennya. Dan ternyata sang asisten adalah seorang gadis muda jelita bernama Anastasia, seorang penganut kristen ortodoks yang sangat taat.

Interaksi yang intens sang asisten dengan Ayyas menimbulkan rasa simpati yang lebih di hati Anastasia kepada Ayyas. Ketertarikan itu pun kian hari kian menguat. Di lain pihak Yelena tengah dilanda konflik dengan sang mucikari dan Linor sang agen Mossad tengah menyiapkan rencana jahat kepada Ayyas, yaitu menyiapkan rekayasa fitnah sebuah pengeboman yang diarahkan agar Ayyas sebagai pelakunya.

Tiga wanita inilah yang mendominasi jalannya kisah dalam Bumi Cinta. Tidak ada konflik yang sedemikian hebat dalam kisah ini sebagaimana kita temui pada sosok Fahri yang sempat masuk penjara di Mesir, atau tokoh Furqon yang sempat terkena virus HIV. Di sini tokoh Ayyas hanya "nyaris" dipenjara karena difitnah melakukan pengeboman di Hotel
Metropole oleh Linor.

Hotel Rusia yang sedang ditempati utusan dari Inggris. Sayangnya, Linor gagal, karena ternyata ketika pemboman Ayyas sedang melakukan talk show langsung di sebuah stasiun televisi Rusia, sehingga bukti yang mengatakan Ayyas yang sedang berjalan di sekitar tempat kejadian terbantahkan. Cerita kemudian berlanjut dengan masuknya Islam oleh Linor, juga Yelena dan Devid.
Linor ternyata adalah anak kandung dari Salma Abdul Aziz seorang Dokter palestina, relawan bulan sabit merah yang mati dibantai tentara Israel. Linor kemudian dirawat dan dibesarkan oleh Dokter katerina yang kemudian disebut Ibu oleh Linor. Setelah mendesain penjebakan terhadap Ayyas, Linor menemui Ibunya dan mendengar semua cerita nyata tentangnya. Ternyata ia bukan keturunan Yahudi seperti yang dikira selama ini. Nyonya Katerina menikah dengan seorang Yahudi agen Mossad – sebelum menikah nyonya Katerina tidak mengetahuinya – dan kemudian mereka membesarkan Linor dengan membawa darah yahudi bersamanya. Setelah mengetahui identitasnya. Linor ke Jerman dan menghapus segala Identitasnya sebagai agen Mossad. Ia mempelajari Islam di sana, dan kemudian memeluk Islam. Ia mendapatkan pesan lewat mimpi dari Ibunya bahwa Ia harus menikah dengan seorang seperti Yusuf, yang kemudian ia simpulkan sebagai Ayyas, karena keberhasilan Ayyas menolaknya pada malam itu. Sayangnya sebelum Ayyas memberikan keputusan, Linor telah meninggal. Yelena dan Devid kemudian menikah dan hidup bahagia.
  KESIMPULAN

Bumi Cinta sebagaimana novel Kang Abik sebelumnya memang menawarkan sebuah kisah romansa yang sangat indah dengan tetap dibalut nilai-nilai Islami. Novel ini mampu membangunkan jiwa-jiwa terlelap akan kelalaian mensyukuri nikmat Tuhan. Sangat layak dibaca dan dikoleksi :)
Walau pengaruhnya tidak sedahsyat AAC, novel bumi cinta masih merupakan novel yang segar dan patut untuk dibaca. Banyak pesan dan hikmah yang banyak mengalir di tulisan ini. Bahkan sangat direkomendasikan buat anda – khusunya pada lelaki – yang sedang menempuh setudi di negara yang sangat bebas. Episode keteladanan Ayyas dalam menjaga kehormatannya, juga dituliskan beberapa langkah aplikasi dari hadits-hadits Rasulullah membuat novel ini berisi pesan yang sangat aplikatif. Bagaimana puasa bisa meredam nafsu, bagaimana tilawah mampu mengikat hati kita dengan Allah, dan bagaimana Masjid menjadi sarana terindah untuk meneguhkan iman, menjadi tulisan-tulisan yang menarik dalam novel ini

B.UNSUR EKSTRINSIK
o   LATAR BELAKANG PENGARANG

                                         HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
(seorang Novelis,Sastrawan,Budayawan,Penyair,Dai,dan Sutradara sekaligus)

HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY adalah fenomena multitalenta Indonesia.Kang Abik,demikian ia akrab disapa penggemarnya.dinobatkan sebagai Novelis NO.1 Indonesia oleh INSANI UNDIP (Universitas Diponegoro).dan dijuluki Si Tangan Emas oleh majalah MATABACA lantaran karyanya yang selalu meledak di pasaran dan terus diburu para pembaca dan penggemar setianya.

PENUTUP
                  
Demikian penyelesaian tugas tentang penentuan unsur intinsik dan ekstrinsik.semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah ilmu bagi para pembaca.










                                      







1 komentar:

  1. Makasih bro...
    Tugas ane Unsur intrinsik/ekstrinsik novel karangan Pak Habiburahman...
    Udah selesai..

    BalasHapus